Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang menyelenggarakan Rapat Kerja (Raker) pada 21-23 Januari 2026 di Kota Surabaya. Dalam kegiatan tersebut Satuan Pengawasan Internal (SPI) UIN Walisongo Semarang melaksanakan evaluasi pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) 2025 dan Distribusi IKU 2026.

Kepala SPI UIN Walisongo Semarang, Ratno Agriyanto menyampaikan Capaian IKU 2025 dinilai berdasarkan aspek kinerja pengelolaan keuangan efektif, efisien dan akuntabel serta layanan pada indikator jumlah pendapatan PNBP Operasional UIN Walisongo mendapatkan capaian realisasi 106 % dari target yang ditentukan. Kemudian indikator persentase serapan anggaran tercapai 87,80 %. Capaian IKU 2025 pada aspek kinerja layanan salah satu indikatornya yaitu Persentase lulusan PTK yang berhasil memiliki pekerjaan atau berwiraswasta masih perlu ditingkatkan.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala SPI UIN Walisongo Semarang menjelaskan tentang distribusi IKU 2026 yang berasal dari dokumen Renstra UIN Walisongo 2025–2029 dan PKBLU (Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum). Kepala SPI menyampaikan bahwa ada tiga target krusial utama dalam IKU 2026.

“Yang pertama, peningkatan pendapatan Badan Layanan Umum (BLU). Kedua, pertumbuhan jumlah mahasiswa. Ketiga, pengurangan rata-rata waktu tunggu alumni untuk mendapatkan pekerjaan,” jelasnya.

Kepala SPI menambahkan bahwa peningkatan pendapatan BLU merupakan salah satu alat penting untuk mendukung keberlanjutan program akademik serta pengembangan fasilitas universitas. Di sisi lain, pertumbuhan jumlah mahasiswa diharapkan menjadi cerminan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap UIN Walisongo. Sementara itu, indikator mengenai rata-rata masa tunggu alumni dalam memperoleh pekerjaan menjadi fokus serius universitas untuk meningkatkan kualitas lulusan agar lebih siap dan sesuai dengan tuntutan dunia kerja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *