Semarang – UIN Walisongo Semarang menggelar Evaluasi Kinerja Organisasi Semester I Tahun 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola organisasi, meningkatkan efektivitas layanan, serta mendorong optimalisasi pendapatan Badan Layanan Umum (BLU). Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 05 Agustus 2026 bertempat di Ruang Teater Lantai 4 Gedung Rektorat dan dihadiri oleh pimpinan universitas, pimpinan fakultas dan unit kerja, serta para pejabat terkait.

Rektor UIN Walisongo Semarang, Prof. Dr. H. Musahadi, M.Ag. menegaskan bahwa sebagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri yang berstatus Badan Layanan Umum (BLU) berada pada posisi yang menuntut keseimbangan antara pelayanan publik dan kemandirian finansial. Menurutnya, ruang kreativitas dan inovasi perlu terus diperkuat agar universitas mampu mengembangkan sumber-sumber pendapatan baru tanpa mengabaikan regulasi yang berlaku.

Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama (AAKK) yang juga menjabat Pelaksana Tugas Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK), Dr. H. M Fatah, S.Ag., M.Ed. menyampaikan apresiasi dalam sambutannya, “saya berterimakasih atas sinergi seluruh unit dalam mendukung pencapaian kinerja universitas”.

Beliau menjelaskan bahwa sistem manajemen kinerja UIN Walisongo telah mengacu pada Rencana Strategis (Renstra) Universitas yang diturunkan menjadi rencana operasional hingga tingkat individu melalui Indikator Kinerja Utama (IKU). Menurutnya, pencapaian kinerja harus dikelola secara berkelanjutan melalui fungsi perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, dan evaluasi (POAC).

Kepala Satuan Pengawasan Internal (SPI), Dr. Ratno Agriyanto, M.Si., Akt. menjelaskan bahwa evaluasi dilakukan berdasarkan IKU Rektor yang mengacu pada target Kementerian Keuangan, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, serta Renstra Universitas. Dari aspek keuangan, hampir seluruh indikator menunjukkan capaian yang baik. Namun, efisiensi layanan masih menjadi perhatian, terutama pada indikator perbandingan biaya operasional terhadap jumlah mahasiswa (RBOL).

Dalam kesempatan tersebut juga diumumkan Fakultas dan Unit dengan capaian kinerja terbaik. Pada kategori Kinerja Pendapatan Terbaik, secara berurutan Fakultas Psikologi dan Kesehatan (FPK), Fakultas Sains dan Teknologi (FST), serta Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) menjadi fakultas dengan kinerja terbaik peringkat 1, 2, dan 3. Sementara itu, Kopertais, Pusat Pengembangan Bahasa (PPB), dan Planetarium secara berurutan meraih peringkat 1, 2, dan 3 pada kategori unit. Adapun kategori Kinerja Organisasi Terbaik berdasarkan Capaian IKU peringkat 1, 2, dan 3 secara berurutan diraih oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M), Fakultas Psikologi dan Kesehatan (FPK), dan Fakultas Sains dan Teknologi (FST).

Prof. Dr. Akhmad Arif Junaidi, M.Ag., Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan, menegaskan bahwa peningkatan pendapatan universitas menjadi salah satu fokus utama. Selain itu, Wakil Rektor juga mengingatkan pentingnya efisiensi anggaran dan pengembangan sector bisnis universitas.

Melalui evaluasi kinerja organisasi ini, seluruh fakultas dan unit kerja diharapkan semakin memperkuat budaya kinerja, meningkatkan efisiensi, memperluas inovasi pendapatan, serta terus menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas dan akuntabel.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *